Sumanto Qurtuby Berulah

Dedengkot liberal, Sumanto Qurtubi (SQ), kembali melecehkan Islam. Dalam meme yg beredar di medsos, ia mengatakan :”Sekularisme lebih baik dari Islamisme”.

Baik, sebelum kita bedah cacian dia terhadap Islam itu, perlu diketahui SQ kini sedang jadi dosen di Saudi Arabia. Tepatnya di King Fahd University. Selama beberapa tahun ini ia mengais rejeki di negeri Wahabi. Ya, tiap hari ia makan dari Wahabi. Koq bisa Saudi mau saja terima dia? Perlu diketahui Saudi kini sedang diserang gelombang sekularisasi. Nah memang, akibat para ulama nya sendiri tidak mengenal isu-isu liberalisme Barat. Pejabat-pejabat kerajaan rata-rata alumni Barat. Inggris, Amerika, atau Prancis. Maka, jangan heranlah liberal ekstrim kayak SQ bisa diterima di Saudi. Mungkin liberal-liberal lagi kelaparan, maklum JiL bubar setelah dananya distop Barat. Maka, cari makan ke negeri Arab pun dilakukan. Padahal manusia sejenis SQ suka benci Arab.

Kembali pada topik. SQ itu sarjana lulusan AS. Tapi tidak jaminan pintar. Sekularisme itu sudah usang, jadi bangkai. Kata Akbar Ahmed, sarjana sosiolog asal Pakistan, era postmidern kini justru dibarengi semarak nya keagamaan. Di Barat, spiritualitas jadi dikejar-kejar. Mereka jenuh dengan sekukarisme . Secara sosiologis humanis, sekularisme materialis digugat juga oleh kaum postmo. Gara-gara akibat sekularisme membawa bencana kemanusiaan. Lihat, negara yang hobi perang itu AS, Inggris dll. Siapa bangsa penjajah? Bukan negeri Muslim, tapi negara Barat yg meski Kristen tapi sekular.

Hermanto Al-Razi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *