NASEHAT HABIB TAUFIQ ASSEGAF TENTANG PERAYAAN TAHUN BARU

Habib Taufiq Assegaf dalam pengajian Ahad pagi pada di Masjid Toha Pasuruan, beliau pernah berpesan agar ummat Islam jangan ikut-ikutan memperingati acara malam Tahun Baru Masehi yang sangat merusak moral umat Islam.

Kurang lebih redaksinya demikian:

“Hati-hati, Saya yang penting sudah menyampaiken,.. perkoro tetep kamu melakuken hal yang tidak bagus,.. tanggung jawab sendiri nanti di hari kiamat. Ndak usah terompet terompet an… Gak usah topi-topi kuncung iku.. Ono kencer e, ndak usah. Kadang-kadang duwe putu koyo arek cilik. Masya Allah,.. nunggu jam 12 malem.. terompetan… sampeyan ndak tahu nunggu jam 12 malem untuk sujud kepada Allah tahajud.. ini apa.. perayaan model apa ini.. udahlah ndak usah sampeyan model begitu. Ada di rumah tidur, jam 2 bangun ibadah kepada Allah. itu yang bagus. kadang-kadang anak perempuannya diumbar ke mana-mana. Karena itu keluarganya dijaga masing-masing. Gak usah untuk merayakan model begitu… Gak usah.. Ajak ibadah kepada Allah. Diajak taat kepada Allah. jadi biar Islami.. kita ini semuanya.

Habib Taufiq melanjutkan nasehatnya:

“Nah.. kalau setiap orang diantara kita ngingetken 10 orang yang lainnya… sudah kita menyelamatkan puluhan ribu mungkin ratusan ribu umat islam yang ada. Nah, karena itu bagi pendengar radio juga, tolong… kasihani diri anda dan keluarga anda.. ndak usah ikut-ikutan.. larut dalam yang demikian. jadilah orang Islam yang dengan sebenarnya sejatinya, tidak katut-katut (ikut-ikutan. red) yang demikian, tidak hanyut yang demikian, tapi anda jadi orang yang diridhoi oleh Allah SWT…
pun.. ndak usah gitu!!.

Jika ada yg protes dengan alasan hal ini mematikan pekerjaan seseorang “waa.. itu mematikan pekerjaan orang..”. Jawab saja seng kerjo dodolan terompet mek wong rong puluh.. yang dirugikan orang dua juta. paham ya.. gak ono gawene. ha.. gak ono gawene. Ujar Habib Taufiq.

“waa.. itu orang yang diajak berhenti merokok berarti mematikan pekerjaan orang, itu kan pegawainya banyak. Yang bekerja dipabrik rokok wong rong puluh ewu, tapi 200 juta umat islam di indonesia semuanya keracunan gara-gara rokok”. Ungkap Habib Taufiq memberikan permisalan.

“Mikiro dadi wong islam, yang pinter,.. jadi orang islam yang pandai.. yang bisa memanfaatkan kesehatan yang Allah berikan kepada kamu,.. memanfaatken rizki yang Allah beriken kepada kamu,.. waktu yang Allah beriken kepada kamu,.. gunakan untuk meraih pahala,.. dan Ridho Allah SWT. Mudah-mudahan insya Allah.. kita semuanya dijadikan hamba yang diridhoi Allah.. dapat rahmat Allah.. amin allahuma amin”. Pungkas Habib Taufiq Assegaf dengan diakhiri doa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *