MUI dan DMI Ingatkan Valentine’s Day Haram

Pada tahun 2015 lalu, MUI Kota Batu telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya merayakan Valentine’s Day bagi seorang Muslim. Fatwa ini kembali disosialisasikan agar masyarakat tidak lalai dan mengikuti arahan para ulama.

 

Hidayatullah.com– Muda-mudi Muslim di bulan Februari ini kerap dibanjiri informasi dan aksi seputar Valentine’s Day. Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Batu, Jawa Timur, kembali mengingatkan bahwa bagi umat Islam, merayakannya adalah haram.

Menurut Sekretaris Umum MUI Kota Batu, Achmad Faiz, kawasan wisata kerap jadi ajang merayakan hari yang cenderung mendekatkan pada kemaksiatan itu. Itulah sebabnya para ulama merasa perlu untuk mengingatkan kembali dan memagari masyarakat agar tidak terjerumus.

“MUI Kota Batu menerbitkan buletin tentang haramnya merayakan hari kasih sayang. Buletin itu disebar ke masjid-masjid, bekerja sama dengan para pengurus MUI kecamatan, Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan digerakkan oleh relawan Forum Umat Islam Batu Bersatu (FUIBB),” ujar Faiz lansir laman resmi MUI Kota Batu, Jumat (09/02/2019).

Relawan FUIBB juga mem-viral-kan beberapa poster di media sosial seperti Instagram, Facebook, dan berbagai grup.

“DMI menjadikan tema itu sebagai materi khutbah Jumat, untuk mengingatkan jamaah agar tidak ikut-ikutan merayakan sebuah hari yang tidak ada tuntunannya dalam ajaran Islam,” ujar Achmad Marzuki, Ketua DMI Kota Batu.

Valentine’s Day Haram

Pada tahun 2015 lalu, MUI Kota Batu telah mengeluarkan fatwa tentang haramnya merayakan Valentine’s Day bagi seorang Muslim. Fatwa ini kembali disosialisasikan agar masyarakat tidak lalai dan mengikuti arahan para ulama.

Selain pembuatan dan penyebaran buletin, haramnya perayaan Valentine’s Day juga disosialisasikan ke sekolah-sekolah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kota Batu. Imbauan MUI nantinya akan diteruskan kepada orangtua murid agar mengawasi putra-putrinya, agar terhindar dari hal yang negatif yang bisa merusak masa depannya.

MUI juga mengimbau kepada pihak-pihak yang berwenang agar selalu mengawasi dan mewaspadai berbagai kegiatan yang dapat mengakibatkan tumbuhnya kemaksiatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *