MODERAT ATAU KELEDAI?

Hb. Muhammad Vad’aq

Berkata Syaikul Islam Ja’far bin Idris Al-Kattani RA,” Betapa besar dustanya kaum yang mengaku beriman kepada Nabi SAW dan mengaku mencintai beliau, tapi mereka mendekatkan diri dan keluarga kepada musuh-musuh beliau SAW. Bahkan, mereka membela orang-orang yang sangat memusuhi beliau, hingga karenanya, mereka memutuskan hubungan dengan para kekasih beliau.

Imam Al-Mughaili berkata, “Terkait pernyataan bahwa orang-orang yang membela musuh-musuh Islam tidak punya akal, pernyataan ini diperkuat dalil-dalil akal dan nash-nash syariat. Jelasnya, akal seseorang tentu mendekatkan yang bersangkutan pada hal-hal yang bermanfaat dan menjauhkannya dari hal-hal yang berbahaya. Makna ini berlaku dalam semua makhluk, bahkan bagi hewan. Keledai misalnya, ketika melihat suatu manfaat, pasti ia dekati dan ketika melihat suatu bahaya, pasti ia jauhi. Siapa tidak mengetahui hal ini, berarti keledai lebih pintar darinya.

Kalamullah dilecehkan, Agama dipermainkan, maksiat dibela, ulama diejek, muslim taat agama dituduh radical, cadar dilarang, buka aurat dianggap lumrah, ibadah umrah dijadikan ajang demo, ditempat sa’i mereka bernyayi, shalawat pada jokowi disiapkan dalilnya, dzurriyah Nabi SAW difitnah dan dicaci tanpa henti dihadapan orang kafir dst. Namun terhadap importir narkoba dan koruptor kakap uang rakyat mereka adem ayem.

Inikah yang dimaksud moderat ?…

Hari Jumat perbanyak shalawat

اللهم صل وسلم على سيدنا محمد وعلى ال سيدنا محمد.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *