MENGAPA LIBERAL ANTI JILBAB

Tentu kira pernah mendengar atau membaca penggiringan opini yang disebarkan oleh orang-orang liberal bahwasanya hukum menggunakan jilbab tidak wajib, dengan berbagai dalih dan argument.

Perintah menggunakan jilbab bagi muslimah sangat jelas disebut dalam al-Qur’an dan tidak ada keraguan lagi didalamnya.

Namun mengapa Liberal sangat masif dan gencar menyebarkan opini agar jilbab terkesan hanya sekedar budaya….?

Sebab salah satu ciri khas Liberalisme adalah mendekonstruksi syariah. Orang-orang liberal juga ingin memadamkan syiar dakwah agama Islam yang melekat pada setiap individu muslimah.

Jilbab merupakan pakaian muslimah yang paling terhormat dan sopan, dan dibalik keanggunan seorang wanita muslimah yang mengenakan jilbab, terdapat mukjizat besar yaitu berupa syiar islam yang melekat pada setiap individu muslimah.

Jilbab yang digunakan oleh wanita muslimah merupakan syiar agama islam yang melekat pada setiap individu, mengapa demikian? Sebab jilbab merupakan ciri khas dari pakaian yang mayoritas di kenakan oleh wanita muslimah.

Contoh sederhana, jika kita berjalan ke negeri Eropa atau negara non Muslim kemudian kita berjumpa atau melihat wanita yang menggunakan jilbab, tentu kita akan tahu bahwa dia adalah seorang yang beragama islam, dan hal ini pun di ketahui oleh orang-orang non Muslim, jika mereka melihat seorang wanita mengenakan jilbab mereka akan segera mengetahui bahwa wanita tersebut beragama islam.

Oleh sebab itu jilbab ini bukan hanya sekedar pakaian semata namun jilbab ini juga memiliki peran yang sangat penting dalam dakwah syiar agama islam.

Inilah salah satu rahasia kebesaran Allah ﷻ yang mungkin selama ini kita tidak pernah terpikirkan sejauh ini, dan tentu orang-orang liberal ingin memadamkan syiar agama ini, namun tentunya mereka hanya akan sia-sia belaka.

Mari kita mulai dari diri sendiri bentengi keluarga kita dari bahaya liberal dan kita semarakkan dakwah ini dengan syiar wajib berjilbab bagi Muslimah.

وربنا الرحمن المستعان ….

📌 Abu Muhammad al-Maduri hafidzahullah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *